Jumat, 28 Oktober 2016

Piknik ke Atlantis karya Handi Yawan ISBN: 978-602-600-525-0



Dunia masa kini ini dilanda demam wahana time travel akibat keberhasilan suatu proyek yang menciptakan mesin waktu, diperkenalkan secara komersil. Tetapi terjadi kelalaian. Seorang cewek bernama Amanda tersesat dan hilang di Zaman Atlantis ketika melakukan pelancongan itu.

Mesir pada Zaman Atlantis ternyata daerah kutub utara bumi dan pusat peradaban dunia. Kondisi piramida-piramida sangat berbeda, megah dan bagus karena belum dimakan usia, yang lebih mencengangkan ternyata wajah Sphinx saat itu menghadap ke arah matahari terbit.

Petualangan tidak hanya di masa lalu, tetapi juga masa depan. Herman dan Amanda harus menghindari konflik antara dua kekuatan yang terus menerus bertempur untuk merebut tanah yang tersisa karena ditenggelamkan banjir yang terjadi akibat es di kutub utara dan selatan habis mencair yang merupakan sisa bencana alam di Zaman Atlantis. Salah satu kekuatan itu didukung oleh Alien yang datang ke Bumi tahun 2020.

Akibat imigrasi massal, negara-negara tujuan bersatu dan membentuk tirani supaya para imigran tidak bisa memasuki wilayah mereka akibat krisis pangan dan sumber daya. Apakah mereka selamat dan bisa kembali pulang ke masanya? Ikuti kisah selengkapnya

Di antara konflik dua kekuatan, Herman dan Amanda menyelamatkan diri ke kawasan segitiga bermuda, karena mereka tahu tempat itu adalah kutub selatan pada Zaman Atlantis dan di tempat itulah mereka menaruh harapan ada jalan kembali pulang.

Akankan usaha mereka berhasil kembali pulang? Dapatkan di An1mage Store dan inovel.